kalau tahu, jika dan hanya jika ingin mencari tahu,
ini pertengahan.
satu helaan nafas diantara serpihan salju dan barisan bunga. satu lapisan mentega leleh diantara setumpuk panekuk hangat tepung terigu protein tinggi, tanpa sirup mapel kali ini. satu pasang mata teduh diantara jutaan batang hidung tidak dikenal, mata-mata dengan ambisi kosong dan prinsip naif. satu ucapan suku kata dengan timbre tipikal juga lafal yang agak cedera diantara desing dan derau ketidakteraturan.
kalau tahu, jika dan hanya jika ingin mencari tahu,
baris tujuh belas sampai dua puluh enam, bab empat puluh delapan dari tulisan nihilis dengan kumis tebal, itu.
